Seandainya..

Saat itu, kita bertemu kembali di halte depan kampus. Tepat setelah kita reuni, kita bertemu lagi. Aku dan kau hanya berdiam, berjalan bersama. Sampai bus datang tidak banyak yang kita bicarakan, hanya menanyakan aktivitas kuliah. Kau bilang bahwa kau mengikuti kuliah lagi atau seperti kuliah di tempat lain. Aku hanya memikirkan, kau sekarang telah berubah. Cinta pertamaku yang dulu pendiam kini telah menjadi orang yang aktif. Kau bahkan menasehati ku tentang pengalaman yang banyak yang harus kulalui. Saat itu aku senang karena kau tumbuh dengan baik dan dewasa. Walau aku masih sangat jauh dari kesempurnaan. Bus datang, dan kami terpaksa terpisah tempat. Tiba di halte terakhir, kau menunggu sampai aku keluar bus. Kami berjalan bersama sampai gang rumahku. Dan berpisah..

Hari pertama khayalan ku tentangmu dimulai..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s