Disana, perpustakaan…

Setelah hari itu, kita tidak pernah bertemu lagi. Di rumah maupun di kampus.

Hari ini, ada banyak hal yang ingin aku lakukan di perpustakaan. Ada banyak buku yang harus kutemukan disini. Rak kedua dari belakang kini ku hampiri. Saat itu, kau disana. Duduk di meja paling belakang bersama teman temanmu. Kenapa rasanya aneh sekali. Berkali kali bertemu, dari dulu hingga sekarang, aku masih terlalu gugup. Jantungku berdegup kencang seolah tidak bisa ku kontrol ritme nya. Saat mata saling tertangkap, saat langkahnya perlahan mendekat, saat dia tiba tiba berdiri didepan. Semua terasa nyata di hati. Bertegur sapa, menanyakan sedang apa, dengan senyum manis, itu yang kau lakukan. Aku menjawab seperti orang bodoh, dengan detak jantung yang tidak selaras. Kau kembali ketempat itu, melempar senyum dan aku pergi ketempatku. Walau singkat, itulah yang seharusnya aku dan kau lakukan saat itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s